Niat Bali United duetkan Lilipaly dan Bachdim kandas

Bali United tertarik untuk memboyong Stefano Lilipaly ke Pulau Dewata akan tetapi niatan mereka terhalang biaya transfer yang terlalu besar.Bachdim gabung dengan Bali United di awal musim ini. Setelah kompetisi berjalan, muncul keinginan untuk kembali menduetkan pemain 28 tahun itu dengan Lilipaly.Keduanya memang pernah berduet, dan bukan di level timnas. Mereka pernah satu tim di klub di Belanda, FC Utrecht.Sayangnya niatan mereka merekrut pemain naturalisasi itu terbentur faktor ekonomi. Klub pemilik Lilipay yakni SC Cambuur memasang bandrol transfer yang sangat tinggi, untuk ukuran Indonesia.Bali United pun mengurungkan niatnya untuk membawa Lilipaly kembali ke tanah air. Padahal, mereka sejatinya mampu menggaji pemain 27 tahun tersebut sesuai dengan permintaannya.”Kami siap sekali untuk menampung Lilipaly jika mau kembali berkarier di Indonesia. Gaji yang diinginkan masih masuk akal,” ujar pemilik Bali United, Pieter Tanuri.”Tapi, harga transfernya kemahalan dan kami tidak sanggup,” sambungnya seperti dilansir dari CNNIndonesia.Namun kegagalan itu tidak membuat Pieter menyerah mengejar eks pemain Persija Jakarta tersebut. Pieter menyatakan akan menunggu kontrak Lilipaly dengan Cambuur berakhir.”Kami sudah cukup puas dengan komposisi lini tengah yang ada dan belum berencana mengubahnya. Untuk Lilipaly, kami masih minat. Tapi, tunggu status bebas transfer,” pungkasnya.Lilipaly gabung SC Cambuur sejak awal 2017 lalu. Saat ini, ia masih terikat kontrak hingga dua tahun lagi dengan klub dari Eerste Divisie alias kompetisi kasta kedua di Belanda tersebut. (cnni/dim)

perfusionjournal.com Agen Casino Online, Agen Tangkas, Agen Sbobet, Bandar Taruhan Judi Bola. … Terbaik, Judi Bola Tangkas, Judi Bola Sbobet, Agen Judi Bola, Bandar Judi Sumber: Merdeka.com