Pembangkit Listrik 25.000 MW Siap Beroperasi 2019

Jakarta – ‎Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sekitar 25.000 megawatt (MW) total kapasitas pembangkit listrik yang siap beroperasi di 2019. Sedangkan 10.000 MW sisanya beroperasi di 2020. Luhut menyampaikan hal tersebut setelah mendapatkan laporan dari jajaran direksi PT PLN (persero) terkait perkembangan proyek 35.000 MW. “Seluruh (proyek)-nya sepertinya 2019 akan selesai, tapi mungkin 10.000 MW under construction, jadi yang selesai 20.000-an MW yang sudah COD (beroperasi penuh) di 2019,” kata Luhut di Jakarta, Rabu (24/8). Menteri Koordinator bidang Kemaritiman itu memang menggelar pertemuan dengan direksi PLN pada 23 Agustus kemarin. Meski belum 100 persen pembangkit listrik beroperasi di 2019, Luhut puas dengan laporan dari PLN terkait program 35.000 MW. Dia bilang bakal akan merinci lagi berapa persisnya pembangkit listrik yang siap beroperasi di 2019. “Saya kira (proyek 35.000 MW) berjalan baik. Kami mau hitung berapa megawatt yang selesai tahun 2019, berapa yang under construction ,” jelasnya. Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan program 35.000 MW berjalan baik. Dia menyebut hal itu dilihat dari progres penandatanganan perjanjian jual beli listrik ( power purchase agreement /PPA). Pada September – Oktober nanti sekitar 15.000 – 16.000 MW yang ditandatangani. PPA tersebut merupakan tahap kedua. Sedangkan tahap pertama dilakukan pada akhir 201 sebesar 18.000 MW. “Progres (35.000 mw) bagus, sesuai target yang ada,” jelasnya. Rangga Prakoso/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu